Tampilkan postingan dengan label Takbir Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Takbir Cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

Ketika Aku Rindu

Tak bisa aku pungkiri
rasa rindu yang mendera dalam hati
Sekelumit wajah dan bayangan tentang seseorang
Hadir memenuhi rongga-rongga dalam pikiran dan hati

Tak bisa aku menolak
karena ia datang dariNya Tanpa sadar
aku pun menginginkan kehadirannya

Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa itu sebagai bait-bait do'a nan indah
Kurangkai dan kuungkapkan kepada Allah
Tentang ungkapan hatiku yang sedang merekah

Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa itu sebagai pelembut hati
Ku ajak hati condong kepada Illahi
Agar ia berhati-hati Terhadap angan
nafsu dan bisikan syaitan

Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa itu penghias diri
Mencari bekal ilmu dan memperbaiki pribadi
Hingga waktuku menjadi bermanfaat selama menanti

Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa ingin bertemu sebagai penyemangat  untuk bertemu denganNya
Kusampaikan segala keluh kesah dan kubiarkan air mata meleleh untukNya
Hingga kusampaikan kata nan paling indah
“Ya Allah, aku memendam rindu, tetapi perjumpaan denganMu lebih aku rindukan”.
Tak bisa aku pungkiri, rasa rindu yang mendera dalam hati Sekelumit wajah dan bayangan tentang seseorang Hadir memenuhi rongga-rongga dalam pikiran dan hati Tak bisa aku menolak, karena ia datang dariNya Tanpa sadar, aku pun menginginkan kehadirannya Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu sebagai bait-bait doa nan indah Kurangkai dan kuungkapkan kepada Allah Tentang ungkapan hatiku yang sedang merekah Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu sebagai pelembut hati Ku ajak hati condong kepada Illahi Agar ia berhati-hati Terhadap angan, nafsu dan bisikan syaitani Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu penghias diri Mencari bekal ilmu dan memperbaiki pribadi Hingga waktuku menjadi bermanfaat selama menanti Ketika aku rindu… Kujadikan rasa ingin bertemu sebagai penyemangat untuk bertemu denganNya Kusampaikan segala keluh kesah dan kubiarkan air mata meleleh untukNya Hingga kusampaikan kata nan paling indah “Ya Allah, aku memendam rindu, tetapi perjumpaan denganMu lebih aku rindukan”.

Read more at: http://mcint4ku.blogspot.com/search/label/Puisi%20Islami
Copyright mcint4ku.blogspot.com (~ Muhasabah Cintaku ~ Dibawah Langit CintaMu ~)
Tak bisa aku pungkiri, rasa rindu yang mendera dalam hati Sekelumit wajah dan bayangan tentang seseorang Hadir memenuhi rongga-rongga dalam pikiran dan hati Tak bisa aku menolak, karena ia datang dariNya Tanpa sadar, aku pun menginginkan kehadirannya Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu sebagai bait-bait doa nan indah Kurangkai dan kuungkapkan kepada Allah Tentang ungkapan hatiku yang sedang merekah Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu sebagai pelembut hati Ku ajak hati condong kepada Illahi Agar ia berhati-hati Terhadap angan, nafsu dan bisikan syaitani Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu penghias diri Mencari bekal ilmu dan memperbaiki pribadi Hingga waktuku menjadi bermanfaat selama menanti Ketika aku rindu… Kujadikan rasa ingin bertemu sebagai penyemangat untuk bertemu denganNya Kusampaikan segala keluh kesah dan kubiarkan air mata meleleh untukNya Hingga kusampaikan kata nan paling indah “Ya Allah, aku memendam rindu, tetapi perjumpaan denganMu lebih aku rindukan”.

Read more at: http://mcint4ku.blogspot.com/search/label/Puisi%20Islami
Copyright mcint4ku.blogspot.com (~ Muhasabah Cintaku ~ Dibawah Langit CintaMu ~)
Tak bisa aku pungkiri, rasa rindu yang mendera dalam hati Sekelumit wajah dan bayangan tentang seseorang Hadir memenuhi rongga-rongga dalam pikiran dan hati Tak bisa aku menolak, karena ia datang dariNya Tanpa sadar, aku pun menginginkan kehadirannya Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu sebagai bait-bait doa nan indah Kurangkai dan kuungkapkan kepada Allah Tentang ungkapan hatiku yang sedang merekah Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu sebagai pelembut hati Ku ajak hati condong kepada Illahi Agar ia berhati-hati Terhadap angan, nafsu dan bisikan syaitani Ketika aku rindu… Kujadikan rasa itu penghias diri Mencari bekal ilmu dan memperbaiki pribadi Hingga waktuku menjadi bermanfaat selama menanti Ketika aku rindu… Kujadikan rasa ingin bertemu sebagai penyemangat untuk bertemu denganNya Kusampaikan segala keluh kesah dan kubiarkan air mata meleleh untukNya Hingga kusampaikan kata nan paling indah “Ya Allah, aku memendam rindu, tetapi perjumpaan denganMu lebih aku rindukan”.

Read more at: http://mcint4ku.blogspot.com/search/label/Puisi%20Islami
Copyright mcint4ku.blogspot.com (~ Muhasabah Cintaku ~ Dibawah Langit CintaMu ~)

Sebelum Aku Menjadi Imam Bagimu



Untukmu Bidadari Sepanjang Hidupku.
Maafkanlah aku..
Yang masih belum mampu,belumlah bisa memenuhi permintaan sederhanamu, karena aku ingat akan dosa-dosaku, dosa yang menggerogoti seluruh hatiku, maka rusaklah segala akal dan prilakuku..
Aku tak ingin membimbingmu jika membimbing diriku saja aku belum siap..
aku merasa belum mampu berada satu shaf di depanmu..
karena ku tak ingin kemunafikan yang menguatkan kakiku untuk berdiri menjadi imammu..

Sebelum aku menjadi imam bagimu, ijinkan aku memperbaiki imanku, agar aku dapat menjadi imam yang baik, yang mampu berdiri kokoh melindungimu dari teriknya kehidupan, yang mampu mengangkatmu saat kita tersungkur jatuh, dan yang mampu menjaga imanku serta imanmu di dalam hidup kita nanti.
Wahai Calon Makmum Terndahku ..
Aku tidak pernah memilihmu untukku,tapi Allah yg memilihmu untukku
aku tidak pernah mengharap mencintaimu,tapi ALLAH telah menundukkan hatiku untuk mencintaimu
aku tidak pernah bermimpi untuk mendampingimu,tapi Allah yg telah menunjukkan jalan hidupku untuk mendampingimu
aku juga tidak pernah berharap menanggung rasa ini atas cintaku padamu.Tapi ALLAH yg telah memberi rasa ini dan harus ku tanggung atasmu
itulah aku adanya. .Tidak pernah kurasa untuk mengatur hatiku sendiri. . .
Karena sang Pemilikku yg telah mengaturku dan menentukan bagaimana ku berbuat. .
Wahai Kekasihku
Terkadang akupun mengkhayalkan hal itu, saat dimana nanti aku menjadi yang halal bagimu, pria yang akan kau cium tangannya saat pergi dan pulang kerja, pria yang akan mengecup keningmu setelah selesai shalat berjamaah, pria yang akan menafkahimu apapun keadaannya.
dan menjalani Susah senangnya bahtera kehidupan bersama ..
Wahai mutiara terindahku
Kelak engkau bukan hanya sekedar kawan sepanjang hidupku. engkau akan menjadi bidadari yang selalu menerangi malamku dan embun dipagi hariku
Maaf bidadariku
Jika aku tak sanggup mengatakan setiap serpihan hati yang aku rasakan..
Dan maaf jika selama ini hanya menyusahkanmu & membuat mu terluka ..